Ratusan warga Desa Undar-andir, Ciujung, Serang, Banten, Minggu (15/1) mengungsi ke Jalan tol Jakarta-Merak di Km 56. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Ciujung.
Sekitar enam desa di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, yang berlokasi di sisi tol Tangerang-Merak masih terendam banjir. Warga yang rumahnya kebanjiran mulai mendirikan tenda-tenda di samping Tol Merak.
"Kita belum dapat bantuan, baru dapat mie instan tiga biji, satu kepala kepala keluarga. Itu pun dari pemilik tambak, bukan dari pemerintah," ujar Sunah, warga Desa Undar Andir, RT 06/12 Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, saat ditemui Minggu (15/1).
Undar mengatakan ada ratusan warga yang rumahnya terendam. Sedangkan jumlah desa yang terendam ada enam desa, seperti Kerawen, Dukuh, Pasir, Picon, Kenangga dan Undar Andir. "Kalau sudah begini keadaannya sama dengan 10 tahun yang lalu. Tapi banjir kali ini tidak separah dulu. Kalau dulu setengah bulan suami saya tak bisa ke sawah. Kalau kali ini, sepertinya seminggu surutnya," katanya. Akibat banjir di Km 56 di Tol Tangerang-Merak, warga akhirnya mendirikan tenda di sisi jalan. Tampak juga pedagang makanan mulai marak mendekati lokasi banjir. Sementara ratusan truk masih terjebak di tol tersebut. Lumpuhnya tol juga membuat tetangga desa membawa motor ke jalan tol. Beberapa warga memanfaatkan air banjir untuk mencuci motor, ada juga pemuda yang nekat menjadikan trek balap motor. Sementara itu, seorang sopir truk bernama Ali mengaku terjebak sejak semalam di tol tersebut. "Mau balik arah juga percuma, sama-sama jauh. Ya, saya tunggu saja sampai ada perkembangan baru, siapa tahu surut cepat," kata Ali yang mengakut bijih besi. Banjir 1,5 Meter Sementara itu dilaporkan, banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang melanda ruas tol Jakarta-Merak itu terjadi akibat jebolnya tanggul di Pamarayan, Banten. Tak ayal terjadi kemacetan panjang, Minggu (15/1). Untuk sementara arus kendaraan dari arah Jakarta dialihkan untuk keluar di pintu tol Bitung, Tangerang. "Kita arahkan keluar di Bitung sebab di Cikupa jalan keluarnya sempit malah bisa bikin macet panjang," ujar Indra Wijaya, humas PT Marga Mandala Sakti yang kelola tol Merak, Minggu. Sedangkan kendaraan yang datang dari arah Merak, dialihkan untuk keluar di pintu Serang Timur. Hingga banjir dipastikan surut dan aman untuk dilalui, maka jalan tol Jakarta-Merak sejak Ciujung dinyatakan ditutup. |
Senin, 16 Januari 2012
Banjir Yang Melanda Serang - Keragilan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar