Kamis, 15 Maret 2012
Selasa, 14 Februari 2012
Sabtu, 21 Januari 2012
PENGANTIN ABADI KU
BismiLLahirrohmaanirroohiim…
Manusia dilahirkan dengan Cinta...
Agama diturunkan dalam Cinta Dan hidup jadi indah dengan Cinta
Tapi Cinta dengan Cinta tidaklah sama
Ada Cinta karena Allah
Ada Cinta dalam panduan Setan
Dan Cinta akan selamat Dalam Panduan Zat Yang Punya Keselamatan
Agama diturunkan dalam Cinta Dan hidup jadi indah dengan Cinta
Tapi Cinta dengan Cinta tidaklah sama
Ada Cinta karena Allah
Ada Cinta dalam panduan Setan
Dan Cinta akan selamat Dalam Panduan Zat Yang Punya Keselamatan
Jika Sarang Cinta adalah kalbu Maka dekatkan kalbu kepada Allah
Agar kalbu menjadi bersih Agar Cinta menjadi murni
Sedangkan Cinta antara laki-laki dan perempuan
Agar kalbu menjadi bersih Agar Cinta menjadi murni
Sedangkan Cinta antara laki-laki dan perempuan
Adalah bagian dari perhiasan dunia
Kalau dirawat dengan Iman dan Taqwa Akan menjadi perhiasan akhirat
Kalau dirawat dengan Iman dan Taqwa Akan menjadi perhiasan akhirat
Dalam hati yang bertauhid Suami bukan pujaan Dan istri bukan idaman
Dalam tauhid Suami istri adalah teman berjamaah
Dalam mengagungkan Allah Suami adalah imam dan istri adalah makmum
Dalam keluarga yang mengagungkan Allah
Rumah akan dihiasi dengan keindahan shalat
Tempat tinggal akan diharumkan dengan aroma Alquran
Suami mencarikan nafkah istri akan menjadi amal shaleh
Istri tersenyum kepada suami akan menjadi sedekah
Alangkah indah hati yang beriman Cinta pun mekar dalam damai
Sehingga rumah menjadi cerminan surga Dan
kalau suatu saat terpaksa bertengkar
Tidak membuat rumah tangga bubar Bertengkar dalam cinta sejati
Dalam mengagungkan Allah Suami adalah imam dan istri adalah makmum
Dalam keluarga yang mengagungkan Allah
Rumah akan dihiasi dengan keindahan shalat
Tempat tinggal akan diharumkan dengan aroma Alquran
Suami mencarikan nafkah istri akan menjadi amal shaleh
Istri tersenyum kepada suami akan menjadi sedekah
Alangkah indah hati yang beriman Cinta pun mekar dalam damai
Sehingga rumah menjadi cerminan surga Dan
kalau suatu saat terpaksa bertengkar
Tidak membuat rumah tangga bubar Bertengkar dalam cinta sejati
Bertengkar yang diselimuti iman dan taqwa
Akan memperbaharui cinta itu sendiri
Suami istri Dua butir embun Yang bersatu dalam sekuntum mawar
Suami mengucurkan keringat kerja Istri berdoa dalam hati yang berbunga
Langkah diayun bersama Menuju Ridha Ilahi
Dua jiwa bersatu dalam taqwa Akan menjadi mempelai cinta
Cinta akan segar sampai tua Bahkan ke surga pun
Diatas perkampungan Yang kerikilnya terdiri dari batu-batu permata
Dalam ridha Allah, Akan tetap menjadi pengantin abadi …
Suami mengucurkan keringat kerja Istri berdoa dalam hati yang berbunga
Langkah diayun bersama Menuju Ridha Ilahi
Dua jiwa bersatu dalam taqwa Akan menjadi mempelai cinta
Cinta akan segar sampai tua Bahkan ke surga pun
Diatas perkampungan Yang kerikilnya terdiri dari batu-batu permata
Dalam ridha Allah, Akan tetap menjadi pengantin abadi …
Jumat, 20 Januari 2012
SURAT CINTA UNTUK KEKASIH KU
Assalamualaikum cinta, apa kabar?
Apa kabar dengan hati yang lama tak pernah ku jumpa?
Apa kabar dengan hati yang masih dalam perjuangannya demi menggapai ridho-Nya?
Apa kabar dengan setia dan kejujuran?
Cinta…, andai saja aku bisa mengungkap semua kata dan rasa dalam hati yang aku punya ini…, maka seribu lembar kertas pun tak akan cukup untukku menuangkannya. Banyak sekali cinta, banyak yang ingin aku ungkap secara langsung di hadapmu nanti. Andai kau tahu, aku hambar tanpa pengisi kasih dan pedulimu padaku, andai saja kau tahu apa yang aku rasakan ini untukmu….
Cinta bukan yang bernama keegoisan rasa,
bukan yang mengucap “ bagaimana?” namun “ aku mengerti…”
bukan “ kamu di mana?” tapi “aku di sini….”
bukan “ aku ingin kamu seperti ini….” akan tetapi “ aku mencintaimu dengan apa adanya dirimu…”
sepinya diriku tanpa kau di sini,
hampanya hatiku karena ku tahu dengan nyata kau tak berada di sampingku,
seringnya kau patahkan aku…., namun aku bukan seorang yang mudah menyerah…
aku bertahan, karena ada kejujuranku… untuk mengasihimu….
luka itu memang sakit cinta, akan tetapi lebih sakit lagi jika aku membohongi diri ini.
Mungkin aku bisa menggunakan dusta putihku, namun selama aku masih bisa menjaga kebaikan dalam jujurku, sungguh… demi Dia yang Maha Menghargai, ku akan berjalan di sini tanpa ada paksa dari siapapun, dan yang utuh adalah hanya ada nurani dan hati yang suci.
Ketika luka – luka telah mengering, Selama itu pula aku haus untuk merindukanmu, pun selama luka itu masih basah dan masih pekat terasa ngilu di ulu hatiku. Cinta, inginnya aku bersamamu, menjaga hati mu, mendampingi mu ketika resah dan gundah melandamu, ahh… cinta akankah kau tahu begitu dalamnya kasihku. Sehingga semua luka dan kecewa itu tak akan mampu mengubahnya, sekalipun pernah kau memintanya untuk aku melakukannya.
Maafkan cinta, maafkan aku, karena aku terlalu jujur pada perasaanku.
Dan semua, semua…. masih tetap utuh pada tempatnya.
Rasa yang bercampur baur, ada duka, ada kecewa, namun ada pula rasa percaya di antara sejuta ragu, ada setitik cahya diantara gelapnya cakrawala.
Ketika smua terhempas karena sia – sia, maka akan ku coba pelajari kesedihan ini, kesakitan ini, dan ku anggap ini sebagai hadiah “besar”-Nya.
Derita ini adalah anugerah dan suatu kehormatan tersendiri bagiku di atasnya dan di bawah kekuasaan-Nya. Jiwa tak akan pernah mengenal arti tegar jika ia hanya datar merasakan perjalanan hidupnya. Hati tak akan pernah mengerti rasa sakit, jika ia selalu bahagia, Maha Suci Tuhan Semesta Alam atas segala rangakaian hidup yang sempurna ini.
Dan cinta…., kau membuatku banyak belajar dalam sakitnya aku ketika aku terhujam mendekam dalam tebing bebatuan yang tajam. Kau membuatku menjadi orang “ besar” dalam rasa kesyukuranku pada-Nya. Terima kasih cinta, kau membuat aku menjadi jiwa yang sabar atas segala penantian dan pengertian. Secuil apapun itu harapan adalah tetap menjadi harapan. Dimana ia juga bisa tumbuh dari rasa kecewa, dari rasa luka. Maka biarkanlah ia tumbuh menjadi dewasa dalam matangnya pemahaman.
Mungkin aku akan berdiri di atas rangakain jerami yang selalu ada di depanku ketika aku berjalan, dan tiada lain adalah rasa sabar ketika aku harus membersihkannya , tiada lain dari rasa ikhlas ketika aku merasa lelah untuk merapikannya agar ia tak melukaiku. Namun ketika goresan luka itu ada , tiada lain pula rasa bertahan dan pengupayaan untukku mengobatinya. Dan tiada lain dengan rasa tulus aku melakukannya.
Begitu pula dengan mu cinta…,
jika pun harus ada air mata, maka biarlah ia menjadi teman sedihku untuk menyayangimu…
jika ada rasa sakit mendera, maka biarkanlah ia menjadi teman setiaku dalam bertahan atas segala kejujuranku padamu ….
Sungguh aku bersyukur, karena aku mengenalmu cinta, sekalipun aku tak pernah utuh memilikimu, sekalipun utuh yang kau punya tak hanya untukku…
jangan tanyakan tentang kesedihan yang kau pun tahu cinta,
jangan bertanya tentang rasa sakitku, bila kau pun merasakannya…
aku memang manusia biasa, yang tak sempurna, dan kadang salah…
namun rasa kasihku telah mengalahkan rasa sakitku,
rasa asihku mengalahkan egoku …
dan sayangku…., telah mampu mengobati luka – luka itu.
Cinta, kapan aku bisa menyentuhmu?
Dimana aku bisa menemui hangatnya jemarimu mengusap semua peluhku?
Ataupun sebaliknya aku yang mengusap peluh di wajahmu…
Dan aku yang akan membelai lembut bahumu ketika kau goyah di jalan perjuanganmu bersamaku,
agar kau tahu betapa pedulinya aku terhadapmu…
Cinta,
dalam sujudku pada-Nya
ku titipkan doa dan pintaku…..
semoga kau senantiasa dalam penjagaan-Nya ketika penjagaanku tak sampai padamu
semoga kau selalu dikasihi dan disayangi -Nya ketika kasih dan sayangku tak mampu melampaui dimana kau berada saat ini.
Ku pinta pada-Nya agar Cinta-Nya selalu ada untukmu, ketika aku tak sanggup lagi mencintai
Ku tegarkan, segala kerapuhan,
kan ku indahkan segala kesedihan…
bahagia mu adalah doa dan harapku….
senyumu, menjadi suatu cita – cita dimana aku bisa merasakannya itu tulus hanya untuku…
Semoga kan selalu baik adanya , meskipun jalan ini tak sempurna….
ucap terakhirku, ku harap kan terbaca jelas di mata dan hatimu…
aku mengerti…., aku di sini, dan aku mencintaimu apapun adanya kau dengan segala kurangmu…
dan biarlah………, biarlakanlah tulusku…yang mencintaimu….
Semoga kau dengar wahai cinta….,
Wassalamualaikum
Apa kabar dengan hati yang lama tak pernah ku jumpa?
Apa kabar dengan hati yang masih dalam perjuangannya demi menggapai ridho-Nya?
Apa kabar dengan setia dan kejujuran?
Cinta…, andai saja aku bisa mengungkap semua kata dan rasa dalam hati yang aku punya ini…, maka seribu lembar kertas pun tak akan cukup untukku menuangkannya. Banyak sekali cinta, banyak yang ingin aku ungkap secara langsung di hadapmu nanti. Andai kau tahu, aku hambar tanpa pengisi kasih dan pedulimu padaku, andai saja kau tahu apa yang aku rasakan ini untukmu….
Cinta bukan yang bernama keegoisan rasa,
bukan yang mengucap “ bagaimana?” namun “ aku mengerti…”
bukan “ kamu di mana?” tapi “aku di sini….”
bukan “ aku ingin kamu seperti ini….” akan tetapi “ aku mencintaimu dengan apa adanya dirimu…”
sepinya diriku tanpa kau di sini,
hampanya hatiku karena ku tahu dengan nyata kau tak berada di sampingku,
seringnya kau patahkan aku…., namun aku bukan seorang yang mudah menyerah…
aku bertahan, karena ada kejujuranku… untuk mengasihimu….
luka itu memang sakit cinta, akan tetapi lebih sakit lagi jika aku membohongi diri ini.
Mungkin aku bisa menggunakan dusta putihku, namun selama aku masih bisa menjaga kebaikan dalam jujurku, sungguh… demi Dia yang Maha Menghargai, ku akan berjalan di sini tanpa ada paksa dari siapapun, dan yang utuh adalah hanya ada nurani dan hati yang suci.
Ketika luka – luka telah mengering, Selama itu pula aku haus untuk merindukanmu, pun selama luka itu masih basah dan masih pekat terasa ngilu di ulu hatiku. Cinta, inginnya aku bersamamu, menjaga hati mu, mendampingi mu ketika resah dan gundah melandamu, ahh… cinta akankah kau tahu begitu dalamnya kasihku. Sehingga semua luka dan kecewa itu tak akan mampu mengubahnya, sekalipun pernah kau memintanya untuk aku melakukannya.
Maafkan cinta, maafkan aku, karena aku terlalu jujur pada perasaanku.
Dan semua, semua…. masih tetap utuh pada tempatnya.
Rasa yang bercampur baur, ada duka, ada kecewa, namun ada pula rasa percaya di antara sejuta ragu, ada setitik cahya diantara gelapnya cakrawala.
Ketika smua terhempas karena sia – sia, maka akan ku coba pelajari kesedihan ini, kesakitan ini, dan ku anggap ini sebagai hadiah “besar”-Nya.
Derita ini adalah anugerah dan suatu kehormatan tersendiri bagiku di atasnya dan di bawah kekuasaan-Nya. Jiwa tak akan pernah mengenal arti tegar jika ia hanya datar merasakan perjalanan hidupnya. Hati tak akan pernah mengerti rasa sakit, jika ia selalu bahagia, Maha Suci Tuhan Semesta Alam atas segala rangakaian hidup yang sempurna ini.
Dan cinta…., kau membuatku banyak belajar dalam sakitnya aku ketika aku terhujam mendekam dalam tebing bebatuan yang tajam. Kau membuatku menjadi orang “ besar” dalam rasa kesyukuranku pada-Nya. Terima kasih cinta, kau membuat aku menjadi jiwa yang sabar atas segala penantian dan pengertian. Secuil apapun itu harapan adalah tetap menjadi harapan. Dimana ia juga bisa tumbuh dari rasa kecewa, dari rasa luka. Maka biarkanlah ia tumbuh menjadi dewasa dalam matangnya pemahaman.
Mungkin aku akan berdiri di atas rangakain jerami yang selalu ada di depanku ketika aku berjalan, dan tiada lain adalah rasa sabar ketika aku harus membersihkannya , tiada lain dari rasa ikhlas ketika aku merasa lelah untuk merapikannya agar ia tak melukaiku. Namun ketika goresan luka itu ada , tiada lain pula rasa bertahan dan pengupayaan untukku mengobatinya. Dan tiada lain dengan rasa tulus aku melakukannya.
Begitu pula dengan mu cinta…,
jika pun harus ada air mata, maka biarlah ia menjadi teman sedihku untuk menyayangimu…
jika ada rasa sakit mendera, maka biarkanlah ia menjadi teman setiaku dalam bertahan atas segala kejujuranku padamu ….
Sungguh aku bersyukur, karena aku mengenalmu cinta, sekalipun aku tak pernah utuh memilikimu, sekalipun utuh yang kau punya tak hanya untukku…
jangan tanyakan tentang kesedihan yang kau pun tahu cinta,
jangan bertanya tentang rasa sakitku, bila kau pun merasakannya…
aku memang manusia biasa, yang tak sempurna, dan kadang salah…
namun rasa kasihku telah mengalahkan rasa sakitku,
rasa asihku mengalahkan egoku …
dan sayangku…., telah mampu mengobati luka – luka itu.
Cinta, kapan aku bisa menyentuhmu?
Dimana aku bisa menemui hangatnya jemarimu mengusap semua peluhku?
Ataupun sebaliknya aku yang mengusap peluh di wajahmu…
Dan aku yang akan membelai lembut bahumu ketika kau goyah di jalan perjuanganmu bersamaku,
agar kau tahu betapa pedulinya aku terhadapmu…
Cinta,
dalam sujudku pada-Nya
ku titipkan doa dan pintaku…..
semoga kau senantiasa dalam penjagaan-Nya ketika penjagaanku tak sampai padamu
semoga kau selalu dikasihi dan disayangi -Nya ketika kasih dan sayangku tak mampu melampaui dimana kau berada saat ini.
Ku pinta pada-Nya agar Cinta-Nya selalu ada untukmu, ketika aku tak sanggup lagi mencintai
Ku tegarkan, segala kerapuhan,
kan ku indahkan segala kesedihan…
bahagia mu adalah doa dan harapku….
senyumu, menjadi suatu cita – cita dimana aku bisa merasakannya itu tulus hanya untuku…
Semoga kan selalu baik adanya , meskipun jalan ini tak sempurna….
ucap terakhirku, ku harap kan terbaca jelas di mata dan hatimu…
aku mengerti…., aku di sini, dan aku mencintaimu apapun adanya kau dengan segala kurangmu…
dan biarlah………, biarlakanlah tulusku…yang mencintaimu….
Semoga kau dengar wahai cinta….,
Wassalamualaikum
Rabu, 18 Januari 2012
Senin, 16 Januari 2012
Banjir Yang Melanda Serang - Keragilan
Ratusan warga Desa Undar-andir, Ciujung, Serang, Banten, Minggu (15/1) mengungsi ke Jalan tol Jakarta-Merak di Km 56. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Ciujung.
Sekitar enam desa di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, yang berlokasi di sisi tol Tangerang-Merak masih terendam banjir. Warga yang rumahnya kebanjiran mulai mendirikan tenda-tenda di samping Tol Merak.
"Kita belum dapat bantuan, baru dapat mie instan tiga biji, satu kepala kepala keluarga. Itu pun dari pemilik tambak, bukan dari pemerintah," ujar Sunah, warga Desa Undar Andir, RT 06/12 Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, saat ditemui Minggu (15/1).
Undar mengatakan ada ratusan warga yang rumahnya terendam. Sedangkan jumlah desa yang terendam ada enam desa, seperti Kerawen, Dukuh, Pasir, Picon, Kenangga dan Undar Andir. "Kalau sudah begini keadaannya sama dengan 10 tahun yang lalu. Tapi banjir kali ini tidak separah dulu. Kalau dulu setengah bulan suami saya tak bisa ke sawah. Kalau kali ini, sepertinya seminggu surutnya," katanya. Akibat banjir di Km 56 di Tol Tangerang-Merak, warga akhirnya mendirikan tenda di sisi jalan. Tampak juga pedagang makanan mulai marak mendekati lokasi banjir. Sementara ratusan truk masih terjebak di tol tersebut. Lumpuhnya tol juga membuat tetangga desa membawa motor ke jalan tol. Beberapa warga memanfaatkan air banjir untuk mencuci motor, ada juga pemuda yang nekat menjadikan trek balap motor. Sementara itu, seorang sopir truk bernama Ali mengaku terjebak sejak semalam di tol tersebut. "Mau balik arah juga percuma, sama-sama jauh. Ya, saya tunggu saja sampai ada perkembangan baru, siapa tahu surut cepat," kata Ali yang mengakut bijih besi. Banjir 1,5 Meter Sementara itu dilaporkan, banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang melanda ruas tol Jakarta-Merak itu terjadi akibat jebolnya tanggul di Pamarayan, Banten. Tak ayal terjadi kemacetan panjang, Minggu (15/1). Untuk sementara arus kendaraan dari arah Jakarta dialihkan untuk keluar di pintu tol Bitung, Tangerang. "Kita arahkan keluar di Bitung sebab di Cikupa jalan keluarnya sempit malah bisa bikin macet panjang," ujar Indra Wijaya, humas PT Marga Mandala Sakti yang kelola tol Merak, Minggu. Sedangkan kendaraan yang datang dari arah Merak, dialihkan untuk keluar di pintu Serang Timur. Hingga banjir dipastikan surut dan aman untuk dilalui, maka jalan tol Jakarta-Merak sejak Ciujung dinyatakan ditutup. |
Minggu, 15 Januari 2012
saepudin.xxx: " PENANTIAN SANG KEKASIH "
saepudin.xxx: " PENANTIAN SANG KEKASIH ": Perlahan kurangkai kata-kata untukmu. ENtah, untuk berapa kalinya aku merangkai kata-kata untukmu. Namun kali ini , kau tak harus me...
" PENANTIAN SANG KEKASIH "
Perlahan kurangkai kata-kata untukmu. ENtah, untuk berapa kalinya aku merangkai kata-kata untukmu.
Namun kali ini , kau tak harus membacanya, biarlah kata-kata ini tersimpan disini. Bersamaku.
Aku sedang mempersiapkan diri disini
menata hati supaya kelak menjadi yang terindah bagimu
belajar kepada Siti Khadijah yang setia dan sabar
menemani RAsulullah dalam perjuangannya
Belajar kepada Aisyah yang selalu memberikan
keceriaan kepada Rasulullah ditengah himpitan permasalahan yang ada
belajar kepada Fatimah yang selalu menjaga dan
merawat cintanya hanya untuk Ali
belajar kepada Siti Hajar yang sabar dan tanpa
mengeluh menghadapi segala coba yang ALlah berikan kepadanya
dan belajar kepada istri-istri teladan yang lain
yang suatu saat akan kutanamkan didalam diriku
akan kusimpan ketulusan cintaku hanya untukmu
akan kupersembahkan mahkota kesucianku hanya untuk dirimu seorang
untuk engkau yang nanti akan memberi ketulusan cinta kepadaku
untuk engkau yang kelak akan selalu menjadi pelindungku
untuk engkau yang telah Allah gariskan menjadibagian utama yang akan terpasangkan olehku,
karena aku adalah pertolongan tulang rusukmu.
Aku selalu berdoa
semoga aku nanti bisa menjadi istri shalehah
yang setia dan tulus mengabdikan hidupku untukmu karena-Nya
Jemput aku jika waktunya tiba
dn aku disini , menunggumu selalu
By_Linda Hermayanti
YA ALLAH JAGA LAH AKU DAN HATI KU
Ya allah jika aku jatuh cinta cintakanlah aku pd seseorg yang melabuhkan cintay kepada MU,agar brtmbah kekuatan ku untuk mncntai MU,
ya muhaimin jika aku jatuh cinta jagalah cinta ku pada nya agar tidak melebhi cnta ku kepada mu,
ya rabbana jika aku jatuh hati jagalah hati ku padanya agar tidak berpaling dari MU
ya rabbul izzati ,jika aku rindu,rindukanlah aku kepada seseorang yang merindui syahid di jalan mu,
ya allah jika aku rindu jagalah rinduku kepadanya agar tidak lalai aku merindui SYURGAMU________________
ya muhaimin jika aku jatuh cinta jagalah cinta ku pada nya agar tidak melebhi cnta ku kepada mu,
ya rabbana jika aku jatuh hati jagalah hati ku padanya agar tidak berpaling dari MU
ya rabbul izzati ,jika aku rindu,rindukanlah aku kepada seseorang yang merindui syahid di jalan mu,
ya allah jika aku rindu jagalah rinduku kepadanya agar tidak lalai aku merindui SYURGAMU________________
Penyabar adalah milik orang-orang yang bisa mengendalikan amarahnya
Langganan:
Postingan (Atom)




